Keutamaan Bersedekah 3


Sedekah memiliki keutamaan yang besar dan pahala yang melimpah di dunia maupun di akhirat. Hal itu kan diperoleh oleh seseorang yang diberikan bimbingan oleh Allah dan dikehendaki kebaikan padanya. Di antara pengaruh besarnya sedekah bagi pelakunya adalah sebagai berikut:

1. Sedekah adalah penyucian dan pembersihan

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. At-Taubah : 103)

2. Sedekah adalah bentuk ketundukkan kepada perintah Allah dan RasulNya

Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalanAllah) sebagian rizki yang telah kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at [160] dan orang-orang kafir itulah orang yang zalim. (QS. Al-Baqarah : 254)

[160] Syafa’at : usaha perantaraan dalam memberikan sesuatu manfaat bagi orang lain atau mengelakkan sesuatu mudharat bagi orang lain. Syafa’at yang tidak diterima di sisi Allah adalah syafa’at bagi orang-orang kafir.

3. Seorang mukmin akan berada di bawah naungan sedekahnya pada hari kiamat

Pada hari yang pasti akan disaksikan oleh semua makhluk, matahari akan mendekat ke kepala manusia, keringatnya akan keluar hingga menenggelamkan manusia. Nabi Muhammad saw bersabda :

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw berkata “Pada hari kiamat manusia akan berkeringat hingga mengalir sejauh 70 hasta, dan akan menenggelamkan mereka hingga mencapai telinga mereka”. (HR. Bukhari : 47 : 6167, Muslim : 2863)

Pada saat itu manusia sangat membutuhkan naungan yang dapat menaungi dirinya dari panasnya hari kiamat, hingga hadirlah sedekah lalu menaungi pelakunya sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw :

Dan seorang manusia yang bersedekah dengan sesuatu hal lalu merahasiakannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanannya. (HR. Muslim 1712 : lihat Bab Keutamaan bersedekah secara rahasia)

4. Sedekah itu akan menghindarkan dari musibah dan menjauhkan dari kematian yang buruk

Sabda Nabi Muhammad saw :

Perbuatan-perbuatan baik akan menghindarkan diri dari pintu-pintu keburukan, sedekah yang tersembunyi itu akan memadamkan amarah Allah dan menyambung tali silaturahim akan menambah umur. (HR. Ath-Thobari : 7939)

Sesungguhnya sedekah itu dapat memadamkan amarah Allah dan menghindarkan diri dari kematian yang buruk. (HR. At-Tirmidzi : 48 : 664)

Berkata Imam Al-Mubarakfuri : berkata Al-Iraqi: “Secara Dhohir, maksud kematian yang buruk itu adalah kematian yang mana Rasulullah berlindung kepada Allah darinya berupa :

1. Kehancuran
2. Jatuh
3. Tenggelam
4. Kebakaran
5. Tergoda setan saat menghadapi maut
6. Terbunuh saat lari dari perang di jalan Allah

(kitab Tuhfah Al-Ahwadzi 2/330)

Sedekah merupakan tanda dan bukti nyata dari keimanan yang benar. Nabi Muhammad saw bersabda :
“Sedekah itu bukti yang nyata”

Berkata Imam An-Nawawi “Bahwa sedekah itu hujjah dan dalil atas keimanan pelakunya karena seorang munafik tidak melakukannya karena ia tidak meyakininya, lalu barang siapa yang bersedekah maka dapat diambil sebagai bukti kebenaran imannya (lihat kitab Syarah Muslim 3/101).

5. Sedekah itu sebagai tebusan seorang muslim dari belenggunya

Belenggu seorang muslim adalah semua dosa dan kemaksiatan dirinya

6. Allah memberikan ganti orang yang memberi sedekah dengan berlipat ganda selama tidak diiringi dengan menyebut-nyebut pemberiannyadan tidak menyakiti orang yang diberi.

Sebagaimana firman Allah :

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih/biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Baca dan pahamilah kelanjutan ayat ini mulai : 261-269 QS Al-Baqarah)

7. Pahala sedekah tidaklah terputus dari pemberiannya setelah kematiannya

Ketika kehidupan seorang manusia telah sampai pada ajal yang menghampirinya llu dia pergi menghadap Tuhannya untuk diperhitungkan segala perbuatan yang telah dia lakukan, di saat itulah seorang manusia sangat membutuhkan amalan-amalan shalih yang menyelamatkan dari siksa Allah, maka sedekah pahala yang terus akan mengalir, sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw :

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw berkata :

“Apabila seorang manusia itu meninggal maka terputuslah segala pahala amal perbuatannya kecuali tiga hal :

1. Sedekah jariyah,

2. Ilmu yang bermanfaat,

3. Doa seorang anak yang shalih kepada orangtuanya”.

(HR. An-Nasai :3591/lihat shodaqoh untuk mayat)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: