Sedekah jadi tidak bermakna


Hal-hal yang menyebabkan nilai sedekah jadi tidak bermakna :

Al-mann (menyebut-nyebut). Seseorang bersedekah kemudian dia mengingat-ingat dan menyebut-nyebutnya di hadapan orang lain sehingga orang banyak mengetahuinya, hal ini akan membuat malu dan merendahkan orang yang menerimanya.
Al-adzaa (menyakiti). Seseorang yang bersedekah dan dengan sedekah itu dia menyakiti hati orang yang menerimanya baik dengan ucapannya maupun dengan perbuatannya.
Riya (memperlihatkan dan ingin mendapat pujian). Seseorang yang dengan sedekahnya ia ingin dipuji.

Ketiga hal tersebut dapat merusak nilai sedekah seseorang. Sedikit pun dia tidak mendapatkan pahala dari Allah.

Hal itu dijelaskan dalam Al Qur’an surat Al Baqarah, 2:264.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan pahala sedekahmu dengan menyebut-nyebut dan menyakiti perasaan si penerima, seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian.

Perumpamaan orang semacam itu bagaikan batu licin ditimpa hujan lebat, lalu bersihlah batu tersebut (tidak berdebu-bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: